Tuesday, September 22, 2009

LEBIH DARI BABAK BELUR

Panitia lokal alias Local Organizing Comitte ( LOC ) menjadi pihak yang mengalami kerugian terbesar atas kegagalan Manchester United berkunjung ke Indonesia. Diperkirakan kerugian mencapai 30 – 50 miliar rupiah. Jumlah tersebut terbagi dalam beberapa hal seperti match fee untuk MU, sewa stadion, pengembalian ticket dan lain – lain. Berbicara di hadapan wartawan pada selasa (21/7/09), Ketua LOC Agum Gumelar mengatakan 20 miliar rupiah sudah dihabiskan hanya untuk match fee Red Devils. “ Dalam kontrak, mereka ( MU ) mendapatkan bayaran sebesar 2 juta dollar AS ( sekitar Rp 20 M ) untuk berlaga di Jakarta “, bilangnya. Uang tersebut kemungkinan besar akan melayang. Pasalnya, dalam salah satu butir kesepakatan antara LOC dan pihak MU, dana itu tidak bisa dikembalikan kalau terjadi kondisi force majeur.
Agum tengah berupaya agar refund kontrak bisa diberikan pihak MU. Paling tidak, uang kerugian yang ditanggung panitia bisa menajdi lebih kecil dan bisa digunakan untuk keperluan lain. Misalnya untuk mengembalikan uang ticket pertandingan. Disamping harus melunasi pembayaran ticket, LOC masih punya kewajiban membayar sewa Stadion Gelora Bung Karno. Biayanya lebih dari satu miliar rupiah. Itu belum cukup. LOC masih punya kewajiban memberikan hadiah kepada pemenang kuis SMS skuad Indonesia All-Star. Untuk kuis ini, panitia mesti menanggung hadiah utama berupa dua buah mobil kepada pemenang utama dan 22 pemenang lain.
MEKANISME BERBEDA
Bagi panitia, masalah yang paling sulit dihadapi adalah pengembalian uang ticket. Pasalnya, mekanisme penjualan ticket caranya berbeda – beda. Selain menjual langsung kepada masyarakat , LOC menyerahkan distribusi ticket kepada pihak sponsor. Inilah yang jadi persoalan. Pihak sponsor memiliki mekanisme yang berbeda – beda. Biasanya meraka menjual dengan harga yang lebih mahal. Kesulitan itulah yang membuat Djoko Driyono selaku Ketua Dewan Pertandingan tidak menjanjikan pengembalian 100 persen bagi pembeli lewat jalur ini. “ Saat ini belum ada mekanisme khusus yang diputuskan antara pihak LOC dengan pihak korporasi “, ujar Joko. Hal ini juga diamini oleh AIG pihak spaonsor yang menjual ticket. “ Semua masih dibicarakan “ , Imbuh Salama Devi, Head of Office of Customer ( OOC ) Department AIG.
Toh sejak Rabu (22/7/09) lalu, panitia sudah membuka refund ticket pembeli yang membeli via LOC. Pengembalian dilakukan hingga 5 Agustus di sekretariat LOC, dekat pintu I SUGBK. Sementara itu, pada tanggal yang sama, LOC baru mengumumkan mekanisme refund untuk pembelian lewat ticket boks dan sponsor. Bagi pemilik ticket yang membeli ticket lewat LOC, dihimbau membawa bukti KTP dan voucher pembelian. Di hari pertama, tercatat lebih dari 200 pembeli mendatangi lokasi pengembalian ticket. Sejauh ini, penukaran berjalan lancar. Semoga hal yang sama juga terjadi saat penukaran ticket kategori lain dilakukan.
SUMBER : Soccer Edisi 04/X Juli 2009

No comments:

Post a Comment